- S A H A B A T -

Selasa, 10 Mei 2011

Proses | Malaikat

Suatu hari, seorang bayi menerima perintah daripada Penciptanya: "Sebentar lagi, engkau akan bersiap sedia untuk diturunkan ke dunia." Sesungguhnya bayi itu berasa amat takut, gusar memikirkan akan dilahirkan ke dunia yang tidak pernah dilihatnya.


Lalu bayi itu bertanya kepada Tuhannya: " Selama ini ada malaikat yang menjaga ku. Dan para malaikat itu ada memberitahu, aku akan dikirimkan ke dunia. Tetapi, bagaimana aku akan hidup didunia itu dengan tubuhku yang kecil dan lemah ini? "

Lalu Tuhannya menjawab: " Jangan takut, sesungguhnya aku telah memilih seorang malaikat untuk menjaga dan mengasihimu di dunia itu nanti. " Akibat masih takut, bayi itu bertanya lagi, " Dunia itu sudah tentu berbeza. Jika didalam syurga ini aku hanya perlu bermain, bernyanyi dan ketawa membuatku terasa bahagia. Bagaimana didunia itu nanti? "

Lalu Tuhannya menjawab, " Jangan takut, malaikat yang aku pilih itu akan menyanyikan lagu untukmu, menghadiahkanmu dengan senyuman dan kasihnya membuat kau berasa hangat dan dicintai! " Bayi itu masih tidak berpuas hati lalu bertanya lagi, " Aku tidak akan memahami bahasa mereka dan mereka juga tidak akan memahami apa yang aku bicarakan. Bagaimana aku boleh hidup dengan mereka? "

Lalu Tuhannya menjawab, " Malaikat yang ku pilih itu akan berbicara padamu dengan bahasa yang paling indah, paling lembut dan dipenuhi kesabaran dan perhatian. Dengan ketulusan dia akan mengajarmu berbicara."

Bayi itu bertanya lagi, " Dan bagaimana caranya perlu aku lakukan jika ingin berbicara dengan Mu kelak?" Lalu Tuhannya menjawab, " Malaikatku itu akan mengajarmu bagaimana caranya nanti! "

Bayi itu masih terus bertanya, " Aku dengar didunia itu ramai manusia jahat. Jadi siapa yang akan melindungiku nanti? "

Lalu Tuhannya menjawab, " Malaikatmu itu itu akan melindungimu dengan segenap jiwa raganya sekalipun perlu mengorbankan dirinya! "

Dengan sedih, bayi itu berkata: " Aku akan berasa sedih kerana tidak dapat bersama dengan-Mu lagi!"

Lalu Tuhannya menjawab: " Usah gusar, Malaikatmu itu akan menceritakan tentang-Ku padamu. Malaikat itu mengajar engkau bagaimana engkau akan kembali kepada-Ku bila sampai waktunya nanti. Sesungguhnya, Aku sentiasa berada disisimu! "

Dan sebelum diturunkan ke dunia, bayi itu bertanyakan soalan terakhir: " Jika sudah terpaksa aku pergi ke dunia itu, Bolehkan aku tahu siapakah nama malaikat yang Engkau maksudkan itu?"


Lalu Tuhannya menjawab: " Ibu ! Ya, ibu yang melahirkan engkau!"


( Sumber : Mastika )

Notha : Terima kasih sekali lagi wahai Omak...

6 ulasan:

asuhara sue berkata...

Terima Kasih emak yg comel yang melahirkan penulis entri+blog ini!

kAmi dAn mEreKa berkata...

emak mmg tiada tolok bandingnye!

syg mak ketat2, hehe ;)

Pijahh' de-Arr berkata...

*terharu..~

mak..~~

Siti Mashitah Saidin berkata...

cateknya bahasa.. puitis gila...

Mehmed - berkata...

asuhara sue : terima kasih juga pada kau..

K dan M : jangan ketat sangat nanti mak lemas ahakss..

dak pijah : boleh jer terharu, sebab kau kan anak mak he heh

Mashitah : ahh bahasa yang dibuat2..eh mekasih sebab ikut blog yang seadanya ni..ha haa

belogkiter berkata...

sweet